Diduga karena dendam , narapidana ( Napi ) di Lapas Kedungpane , Mijen , Semarang ricuhan , Rabu ( 10/9 ) . Brojol Hermawan,36, tewas ditusuk oleh sesama napi penghuni tempat tersebut .
Kukuh Penggayuh Utomo,23, dan Ramadhinata,21, yang disangka menusuk korban diamankan polisi. Brojol tewas dengan luka tusukan di dada dan punggungnya . Menurut keterangan , kericuhan itu dipicu dendam akibat masalah handphone .
Awalnya, Kukuh menghilangkan handphone milik Brojol. Kukuh bersedia mengganti dengan mencicil pembayaran sebesar Rp 300 ribu, sejak Lebaran lalu . Brojol yang merupakan penghuni blok F itu setiap bulannya menerima pembayaran cicilan dari Kukuh yang merupakan penghuni blok D.
Setiap membayar, Brojol selalu memukuli Kukuh dengan berbagai alat. Perilaku Brojol Inilah yang membuat Kukuh kemudian menaruh dendam dan kemudian merencanakan pembalasan. Kukuh kemudian mengajak Rhamadinata untuk menghabisi Brojol
Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Wilayah Jawa Tengah A. Yuspahrudin membenarkan kejadian itu . “Dugaan awal penyebabnya dendam dua pelaku,” katanya.
Kronologis kejadian, lanjut dia, korban didatangi dua pelaku ketika sedang duduk-duduk di kamar selnya. Menurut dia, korban ditusuk dengan menggunakan potongan sendok yang ditajamkan serta gunting. Pihak lapas setempat sudah melakukan upaya antisipasi agar kasus tersebut tidak meluas.
posted by,

No comments:
Post a Comment