Dalam pertemuan Internet Governance Forum di Istambul, Turki, buku karangan Dr Jovan Kurbalija, seorang pendiri dari DiploFoundation serta pimpinan Geneva Internet Platform, edisi ke-6 berjudul An Introduction to Internet Governance diluncurkan.
Hendarwin (Darwin) Saputra dari Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) mengatakan bahwa buku tersebut banyak hal yang dijelaskan secara detail dalam buku itu, seperti infrastruktur dan standarisasi, sosial budaya, pembangunan, hukum dan ekonomi.
Buku tersebut juga digunakan sebagai pegangan dan landasan bagi ID-IGF juga telah dicetak serta didistribusikan ke para stakeholder termasuk sektor-sektor pemerintahan.
Dalam buku tersebut, dijelaskan pula bahwa internet sekarang ini sudah menjadi media baru yang membawa banyak membawa keuntungan bagi semua penggunanya, namun di sisi lain, internet juga menyimpan banyak sekali permasalahan terutama menyebabkan banyak nilai-nilai yang dilanggar oleh terjadinya keterbukaan.
Oleh karenanya, buku yang dialihbahasakan oleh Andreas Adianto dan Swastika Nohara serta diterbitkan oleh APJII ini akan memberikan pengetahuan dan informasi mulai dari definisi tata kelola internet, elemen-elemen yang tercakup hingga ruang lingkup penerapannya.
Diharapkan buku ini bisa menambah pemahaman akan sistem tata kelola internet secara lebih komprehensif, sehingga masing-masing pemangku kepentingan dapat menyadari peran masing-masing di dalam pemanfaatan media internet secara lebih optimal.
Di edisi sebelumnya, buku karangan Dr Jovan ini telah diterjemahkan dalam 9 bahasa yang salah satunya adalah Bahasa Indonesia, dan kini telah terdapat dalam bahasa Turki yang diterjemahkan oleh Prof Dr Izzet Gokhan Ozbilgin dari University of Turkish Aeronautical.
"Buku ini tidak hanya untuk para pakar, regulator atau insinyur tetapi juga untuk mahasiswa dan individu dengan latar belakang yang berbeda, agar mereka dapat mengetahui informasi tentang terminologi tata kelola Internet," jelas Dr Izzet.
posted by,
bit.ly/12oy4L

No comments:
Post a Comment