Pentagon mengklaim ada 300 orang warga Amerika Serikat (AS) yang sudah bergabung dengan kelompok militan ISIS. Menurut biro federasi penyelidikan (FBI) kemungkinan ISIS merekrut anggotanya di Minneapolis.
Warga AS Abdirahmaan Muhumed kembali diberitakan tewas dalam pertempuran yang sama. Divisi Pengacara FBI di Minneapolis, Kyle Loven mengaku sedang mencari tahu kebenaran berita ini. “Itu sesuatu yang sedang kami cari,” kata Loven, diberitakan USA Today, Sabtu (30/8/2014).
FBI juga sedang menyelidiki apakah ada anggota dari ISIS yang sedang merekrut warga AS, di Minneapolis. Jika terbukti benar, FBI akan langsung bertindak dengan cepat.
"Jika ada (perekrut) di sini. Kami sedang memperhitungkan untuk menahan orang tersebut untuk memperhitungkan," kata Loven.
Pekan ini, Departemen Luar Negeri menegaskan bahwa Douglas McAuthur McCain tewas dalam pertempuran dengan Negara Islam – sebutan lain ISIS-.
“Kami semua menyadari laporan media dan media sosial yang mengatakan ada dua orang warga AS yang terbunuh di Suriah. Kami belum memastikan mengenai hal itu,” kata Juru Bicara Jen Psaki.
posted by,
bit.ly/12oy4L
Sunday, August 31, 2014
AS Kembali Lancarkan Serangan ke Irak
Amerika Serikat (AS) memastikan kembali melakukan serangan terhadap kelompok Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) di Irak. Australia, Prancis dan Inggris pun memberikan bantuan dalam operasi ini.
"Militer AS sudah melakukan serangan udara dan menurunkan bantuan kemanusiaan ke wilayah Amirli, Irak. Ribuan warga Syiah Turkomans, tidak bisa mendapatkan makanan dan minuman selama dua bulan terakhir," ujar pihak Pentagon, seperti dikutip Reuters, Minggu (31/8/2014).
"Pesawat dari Australia, Prancis, dan Inggris turut bergabung menjatuhkan bantuan makanan tersebut. Operasi ini sendiri dilakukan atas permintaan Pemerintah Irak," tutur Laksamana John Kirby.
Menurut Kirby, militer AS melancarkan serangan udara agar bantuan kemanusiaan bisa dikerahkan kepada warga Irak yang membutuhkan.
Kirby menambahkan, operasi ini ruang lingkupnya sangat terbatas dan durasinya pun ditujukkan khusus untuk bantuan kemanusiaan di Amirli. Operasi juga dilakukan untuk melindungi warga sipil yang terjebak oleh ISIS.
Kelompok masyarakat Turkomans tetap bertahan di kota mereka ketika ISIS menyerang. Sekira 15 ribu warga berusaha melindungi wilayah mereka dengan kekuatan seadanya melawan ISIS.
Kota Amirli sudah dikepung oleh ISIS sejak pertengahan Jului 2014 lalu. Beberapa warga mengatakan, mereka mendapatkan bantuan makanan dan lainnya oleh militer Irak. Tetapi bantuan tersebut tidak cukup membuat mereka bertahan dari serangan ISIS.
posted by,
bit.ly/12oy4L
"Militer AS sudah melakukan serangan udara dan menurunkan bantuan kemanusiaan ke wilayah Amirli, Irak. Ribuan warga Syiah Turkomans, tidak bisa mendapatkan makanan dan minuman selama dua bulan terakhir," ujar pihak Pentagon, seperti dikutip Reuters, Minggu (31/8/2014).
"Pesawat dari Australia, Prancis, dan Inggris turut bergabung menjatuhkan bantuan makanan tersebut. Operasi ini sendiri dilakukan atas permintaan Pemerintah Irak," tutur Laksamana John Kirby.
Menurut Kirby, militer AS melancarkan serangan udara agar bantuan kemanusiaan bisa dikerahkan kepada warga Irak yang membutuhkan.
Kirby menambahkan, operasi ini ruang lingkupnya sangat terbatas dan durasinya pun ditujukkan khusus untuk bantuan kemanusiaan di Amirli. Operasi juga dilakukan untuk melindungi warga sipil yang terjebak oleh ISIS.
Kelompok masyarakat Turkomans tetap bertahan di kota mereka ketika ISIS menyerang. Sekira 15 ribu warga berusaha melindungi wilayah mereka dengan kekuatan seadanya melawan ISIS.
Kota Amirli sudah dikepung oleh ISIS sejak pertengahan Jului 2014 lalu. Beberapa warga mengatakan, mereka mendapatkan bantuan makanan dan lainnya oleh militer Irak. Tetapi bantuan tersebut tidak cukup membuat mereka bertahan dari serangan ISIS.
posted by,
bit.ly/12oy4L
Rusuh Pakistan Berlanjut dengan Tewasnya Warga
Aksi protes anti-pemerintah yang berlangsung di Pakistan menimbulkan korban jiwa. Dua orang dilaporkan tewas setelah massa pendemo bentrok dengan polisi.
Dua warga yang tewas termasuk dalam pendukung politikus Imran Khan dan ulama Tahir Ul Qadri. Mereka sudah melakukan aksi protes sejak 15 Agustus 2014 lalu, menuntut Perdana Menteri Pakistan Nawaz Sharif mundur dari jabatannya.
Dalam aksi protes lanjut, polisi terlibat bentrokan dengan para pendemo. Sebagian besar dari pendemo datang ke lokasi protes dengan membawa tongkat kayu dan ketapel sebagai snejata. Sementara polisi pun bersiap dengan senjata lengkap.
The Pakistan Institute of Medical Sciences (PIMS) melaporkan dua orang tewas dalam bentrokan yang terjadi. Seorang pria tewas akibat luka tembakan peluru karet, sementara seorang lainnya tewas akibat serangan jantung.
Sementara puluhan perempuan dan anak-anak turut menjadi korban luka dalam kejadian ini. 79 anggota polisi juga terluka dalam bentrokan. Total sekira 450 orang menderita luka-luka akibat kerusuhan ini.
Menteri Informasi Pakistan Pervaiz Rashid mengatakan, pemerintah tetap terbuka untuk membuka negosiasi mengakhiri kondisi rusuh dengan damai. Rashid juga membantah pihaknya yang lebih dulu memicu kerusuhan.
"Pemerintah tidak memulai kerusuhan. Mereka yang berubah menjadi rusuh dan mencoba memasuki bangunan miliki pemerintah, yang menjadi simbol kenegaraan," Rashid, seperti dikutip Reuters, Minggu (31/8/2014).
Khan yang merupakan mantan bintang kriket Pakistan, terus berupaya untuk semangat pendukungnya. Dia mengatakan, tidak akan meninggalkan para pendukungnya dan akan tetap berjuang bersama.
Sejak Pemilu Pakistan 2013 lalu, Khan menuduh PM Sharif telah melakukan kecurangan. Sharif juga diminta mundur karena alasan tindakan korupsi yang dilakukannya sejak memerintah Pakistan.
posted by,
bit.ly/12oy4L
Dua warga yang tewas termasuk dalam pendukung politikus Imran Khan dan ulama Tahir Ul Qadri. Mereka sudah melakukan aksi protes sejak 15 Agustus 2014 lalu, menuntut Perdana Menteri Pakistan Nawaz Sharif mundur dari jabatannya.
Dalam aksi protes lanjut, polisi terlibat bentrokan dengan para pendemo. Sebagian besar dari pendemo datang ke lokasi protes dengan membawa tongkat kayu dan ketapel sebagai snejata. Sementara polisi pun bersiap dengan senjata lengkap.
The Pakistan Institute of Medical Sciences (PIMS) melaporkan dua orang tewas dalam bentrokan yang terjadi. Seorang pria tewas akibat luka tembakan peluru karet, sementara seorang lainnya tewas akibat serangan jantung.
Sementara puluhan perempuan dan anak-anak turut menjadi korban luka dalam kejadian ini. 79 anggota polisi juga terluka dalam bentrokan. Total sekira 450 orang menderita luka-luka akibat kerusuhan ini.
Menteri Informasi Pakistan Pervaiz Rashid mengatakan, pemerintah tetap terbuka untuk membuka negosiasi mengakhiri kondisi rusuh dengan damai. Rashid juga membantah pihaknya yang lebih dulu memicu kerusuhan.
"Pemerintah tidak memulai kerusuhan. Mereka yang berubah menjadi rusuh dan mencoba memasuki bangunan miliki pemerintah, yang menjadi simbol kenegaraan," Rashid, seperti dikutip Reuters, Minggu (31/8/2014).
Khan yang merupakan mantan bintang kriket Pakistan, terus berupaya untuk semangat pendukungnya. Dia mengatakan, tidak akan meninggalkan para pendukungnya dan akan tetap berjuang bersama.
Sejak Pemilu Pakistan 2013 lalu, Khan menuduh PM Sharif telah melakukan kecurangan. Sharif juga diminta mundur karena alasan tindakan korupsi yang dilakukannya sejak memerintah Pakistan.
posted by,
bit.ly/12oy4L
Intel Jerman: ISIS Lebih Brutal Dibanding Al Qaeda
Pihak intelijen Jerman mengeluarkan analisis mengenai kelompok Islamic State in Iraq and Syria (ISIS). Mereka menilai ISIS lebih otentik dan kejam dibandingkan Al Qaeda.
"Ada hubungan antara ISIS yang ada di Irak dengan jaringan berada di Jerman. Mereka terus berupa untuk merekrut dan melakukan propaganda yang ditujukan kepada kalangan pemuda," ujara Kepala Lembaga Intelijen Domestik Jerman Bfv, Hans-Georg Maasen, seperti dikutip Reuters, Minggu (31/8/2014).
"ISIS saat ini lebih beken dibanding kelompok Front Al-Nusra, yang merupakan bagian dari Al Qaeda di Suriah. Apa yang menarik perhatian adalah brutalitas mereka, radikalisme dan ketegasannya," lanjutnya.
Kanselir Jerman Angela Merkel sebelumnya menyoroti keberhasilan ISIS melakukan perekrutan terhadap warga mereka. Akibatnya, Merkel pun bersedia untuk memberikan bantuan senjata kepada kelompok Kurdi Irak yang memerangi ISIS.
Intelijen Jerman memperkirakan sekira 400 warga Jerman bergabung dengan ISIS di Suriah dan Irak. Maasen menambahkan, ada bukti bahwa lima orang warga Jerman melakukan serangan bunuh diri di dua negara itu dalam waktu dua bulan terakhir.
Berdasarkan poling, warga Jerman menolak pemerintahannya untuk memutuskan terlibat dalam konflik di Irak. Kanselir Merkel pun memastikan bahwa pihaknya tidak akan mengirimkan pasukan, dan bantuannya tidak lebih dari bantuan senjata.
Namun pihak oposisi pemerintah memperingatkan senjata-senjata itu bisa saja jatuh ke tangan yang salah. Keputusan akhir dari pemberian senjata ini akan diputuskan dalam parlemen pada Senin 1 September 2014.
posted by,
bit.ly/12oy4L
"Ada hubungan antara ISIS yang ada di Irak dengan jaringan berada di Jerman. Mereka terus berupa untuk merekrut dan melakukan propaganda yang ditujukan kepada kalangan pemuda," ujara Kepala Lembaga Intelijen Domestik Jerman Bfv, Hans-Georg Maasen, seperti dikutip Reuters, Minggu (31/8/2014).
"ISIS saat ini lebih beken dibanding kelompok Front Al-Nusra, yang merupakan bagian dari Al Qaeda di Suriah. Apa yang menarik perhatian adalah brutalitas mereka, radikalisme dan ketegasannya," lanjutnya.
Kanselir Jerman Angela Merkel sebelumnya menyoroti keberhasilan ISIS melakukan perekrutan terhadap warga mereka. Akibatnya, Merkel pun bersedia untuk memberikan bantuan senjata kepada kelompok Kurdi Irak yang memerangi ISIS.
Intelijen Jerman memperkirakan sekira 400 warga Jerman bergabung dengan ISIS di Suriah dan Irak. Maasen menambahkan, ada bukti bahwa lima orang warga Jerman melakukan serangan bunuh diri di dua negara itu dalam waktu dua bulan terakhir.
Berdasarkan poling, warga Jerman menolak pemerintahannya untuk memutuskan terlibat dalam konflik di Irak. Kanselir Merkel pun memastikan bahwa pihaknya tidak akan mengirimkan pasukan, dan bantuannya tidak lebih dari bantuan senjata.
Namun pihak oposisi pemerintah memperingatkan senjata-senjata itu bisa saja jatuh ke tangan yang salah. Keputusan akhir dari pemberian senjata ini akan diputuskan dalam parlemen pada Senin 1 September 2014.
posted by,
bit.ly/12oy4L
Warga Ramai-ramai Cari Emas Batangan di Pantai Ini
Pantai Outer Harbour di Folkestone, Inggris, mendadak ramai oleh penambang emas dadakan dalam beberapa hari terakhir. Para penambang emas yang terdiri dari laki-laki dan perempuan dari berbagai kalangan usia tersebut berlomba-lomba mencari 30 batangan emas 24 karat yang disembunyikan oleh seorang seniman.
Adalah Michael Sailstorfer, seorang seniman asal Berlin, Jerman, yang menyembunyikan 30 batang emas senilai 10.000 Poundsterling atau setara dengan Rp194 juta di pasir pantai tersebut. Hal itu dilakukan untuk meramaikan festival seni tiga tahunan yang diadakan di kota tersebut.
Yang menarik, siapapun yang menemukan batangan emas itu, boleh menyimpannya secara cuma-cuma. Sejauh ini, baru ada tiga orang yang menemukan emas batangan itu. Mereka adalah Kevin Wood, Kirsty Henderson, dan Megan Henderson, yang rela jauh-jauh datang dari Canterbury setelah mengetahui demam tersebut melalui Twitter.
Kegiatan bertajuk Folkestone Digs merupakan bagian proyek seni yang digelar setiap tiga tahun sekali di kota itu. Janda pentolan The Beatles John Lennon, Yoko Ono, menjadi salah satu seniman yang ikut ambil bagian dalam festival ini.
posted by,
Subscribe to:
Posts (Atom)




