Aparat jajaran Polrestabes Semarang, Jawa Tengah hingga Rabu sore (10/9) masih bekerja keras mengungkap kasus pembunuhan Ina Winarni,21, mahasiswi sastra Undip Semarang . Sejumlah saksi dimintai keterangan ,termasuk pekerja bangunan di sekitar lokasi kejadian yang sempat dicurigai .
Tim dokter forensik di RS Dr Kariadi Semarang telah menyelesaikan proses autopsi terhadap jenazah Ina Winarni , Rabu pagi (10/9). Hasilnya, penyebab kematian Ina diakibatkan karena jeratan tali di leher serta kain yang membekap di mulut dan hidungnya. “Korban diperkirakan meninggal 6 jam sebelum ditemukan. Saat ini jenazah korban sudah dibawa ke rumah duka di Sumedang, Jawa Barat,” kata Dokter Spesialis Forensik, Gatot Suharto.
Dugaan polisi mengarah kepada kuli bangunan di sekitar rumah tempat korban ditemukan tewas setelah mendapatkan petunjuk dari anjing pelacak yang didatangkan di lokasi kejadian, Rabu (10/10) dini hari. Dua anjing pelacak itu mengendus sepasang sepatu booth yang ditemukan di sebuah rumah yang sedang dalam proses pembangunan. Rumah tempat ditemukannya sepatu tersebut berada di samping persis rumah Umar Sahid, paman korban atau tempat Ina ditemukan tewas .
Ina Winarni yang baru seminggu pulang KKN di Temanggung itu di kalangan teman-temannya dikenal sebagai sosok pendiam . Kendati demikian mahasiswi semester VII, Fakultas Budaya jurusan Sastra Indonesia Undip Semarang itu dikenal cukup ramah .
Seperti diberitakan sebelumnya , Ina meregang nyawa di rumah pamannya di Jalan Graha Estetika Raya Blok G nomor 26, Perumahan Graha Estetika, Kelurahan Pedalangan, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa (09/09) sekitar pukul 22.00 WIb .
posted by,

No comments:
Post a Comment