Sunday, October 12, 2014

Panglima TNI: Tak ada yang dikhawatirkan dari pelantikan Jokowi

 Santer beredar kabar akan ada huru-hara guna menggagalkan pelantikan pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih Jokowi-JK pada 20 Oktober mendatang. Namun, Panglima TNI Jenderal Moeldoko membantah rumor tersebut.

"Saya tegaskan secara umum aman. Tidak ada yang dikahwatirkan," kata Jenderal TNI Moeldoko di Mabes TNI di Cilangkap, Minggu (12/10). 


Menurutnya, TNI akan ikut menerjunkan kekuatan penuh untuk pengamanan. Selain pasukan TNI, pelantikan pun akan dijaga ketat kepolisian demi memastikan kelancaran acara dan mencegah segala potensi gangguan.

"Kita kerahkan pengamanan kuat. Kerja sama dengan baik dengan pihak kepolisian. Situasi akan berjalan baik," terang dia.

Diketahui sebelumnya, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) melakukan pertemuan dengan Kapolda Metro Jaya dan Kepala Staf Kodam Jaya. Hal ini dilakukan untuk membicarakan perihal pengamanan pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih Jokowi-JK.

Kepala Staf Kodam Jaya Brigjen TNI Tedi Lhaksama mengatakan, pihaknya bakal menurunkan 55 Satuan Setingkat Kompi (SSK) khusus untuk mengamankan pelantikan. Sejauh ini, TNI belum menemukan titik rawan terjadinya ricuh atau ancaman gangguan pelantikan.

"Dari kodam kita siapkan 55 SSK. 5.500 dengan perlengkapan," kata Tedi usai menghadiri pertemuan di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (10/10).

posted by,

bit.ly/12oy4L

No comments:

Post a Comment