Bandar Judi : Keinginan boleh besar, namun jika tak sanggup mencapainya lebih baik tidak usah dilakukan. Tidak seperti pesepakbola berkebangsaan Skotlandia, Michael McIndoe yang dicap sebagai pesepakbola playboy.
Daily Record (14/1/2015) mengungkapkan sebuah fakta yang mengejutkan mengenai mantan gelandang Derby County dan Wolverhampton Wanderers itu. McIndoe menyewa 30 model cantik untuk tampil di sebuah klub selama dua hari, namun ia kabur dan tak membayar mereka.
Para model itu pun terluntang-lantung tanpa bayaran 12 ribu poundsterling yang dijanjikan. Pengakuan pun dibeberkan salah satu model cantik, Georgia Eden yang baru berusia 23 tahun.
“Kami diminta untuk berdiri di sekitar dan berbicara dengan tamu klub. Penyelenggara berkata mereka sangat puas dengan apa yang telah kami lakukan, dan kami diberitahu bakal dibayar selama 30 hari,” kata Georgia.
“Saat tiba tanggalnya, agensi banyak membuat alasan (menunda bayaran). Mem-booking wanita sebanyak itu untuk satu pekerjan merupakan hal besar, jadi sangat mengecewakan tidak dibayar ketika pekerjaan berakhir,” sambungnya
Gaya hidup McIndoe sendiri memang terhitung mewah, dengan koleksi mobil mewah dan kehidupan jetset di hotel berbintang lima. Semuanya terungkap Oktober lalu. Ia pun mendapatkan uang yang banyak karena mengajak hingga 100 pesepakbola untuk berinvestasi, dengan iming-iming modal kembali yang lebih besar.
Robbie Keane dan Jimmy Bullard termasuk di antara 100 pesepakbola tersebut. McIndoe memiliki beberapa klub di London guna mewadahi pesta ekslusif, dan ia tengah diinvestigasi terkait akun judi yang dimilikinya.
Agen Mode International Management, Katherine Perry pun menambahkan bahwa McIndoe lenyap ketika ia tengah mencoba menghubunginya dan mengulang kronologi kesepakatan yang terjadi.
“Para model melakukan tugasnya untuk tampil cantik di klub, ia sejatinya ingin 20 wanita hari Sabtu dan 20 lagi di hari Minggu. Namun saya memberikannya 15 per hari, mungkin itulah pemesanan terbesar yang kami pernah kami lakukan,” imbuh Perry.
“Harga yang disepakati untuk masing-masing wanita dan ia tak pernah membayarnya. Saya coba menghubunginya beberapa kali, tapi ia hanya menghindarinya. Kami coba mengejar klub dan semua asistennya selama enam bulan, lalu email kami ditolak,” tambahnya.
“30 model itu tak dibayar dan kami salah satu yang mengawasi mereka, ia menandatangani kontrak seperti semuanya yang berbisnis dengannya, tapi jelas sekali hal itu tak berarti baginya,” lanjutnya.
Bahkan ancaman diberikan McIndoe kepada bos Mode, Gavin Erlam,”Ia mengancam saya ketika saya meminta uang. Ia mengancam akan mengirim orang ke kantor jika saya tak berhenti menuntutnya. Ia menyerang kami untuk uang 12 ribu pounds,” ucapnya.
Beberapa indikasi menjelaskan mengapa McIndoe tak membayarnya, seperti beberapa klubnya yang bangkrut tahun lalu hingga utangnya yang mencapai tiga juta pounds. Bahkan detektif turut dalam penyelidikan terkait judi dalam sepakbola.
Posted By :

No comments:
Post a Comment