Agent Bola - Debat Capres Kedua, Prabowo Tak akan 'Serang' Jokowi - Capres nomor urut satu Prabowo Subianto akan berhadap-hadapan dengan
capres nomor urut dua Joko Widodo dalam debat capres tahap kedua yang
digelar KPU pada 15 Juni mendatang. Prabowo tidak akan 'menyerang'
Jokowi dalam debat itu.
"Tidak ada," ujar Ketua Umum Gerindra Suhardi di Tugu Proklamasi, Jalan Proklamasi, Jakarta, Jumat (13/6/2014).
Suhardi mengatakan hal itu menjawab pertanyaan wartawan soal kemungkinan membalas 'serangan' Jokowi-JK pada debat capres sebelumnya.
Menurut Suhardi, substansi debat visi misi dalam forum tersebut bukan difokuskan hanya pada satu orang, melainkan pada seluruh rakyat Indonesia. Karena substansi yang akan dibicarakan dalam debat capres adalah menyangkut nasib rakyat Indonesia.
Pemimpin yang bijak, lanjut tim pemenangan Prabowo-Hatta ini, tidak akan membawa-bawa kesalahan pihak-pihak tertentu di masa lalu.
"Karena yang dibicarakan pada debat nanti bagaimana nasib 230 juta orang ini nanti ketika Prabowo terpilih jadi presiden bagaimana perut mereka, kesehatan, pendidikan mereka, dan lain-lain. Masa kesalahan masa lalu dibawa-bawa, kesalahan mbahnya, kakeknya, bahkan kesalahan Ken Arok mau dicari lagi. Jadi ya harus 230 juta itu yang dibicarakan," tuturnya.
Suhardi juga mengatakan, masyarakat Indonesia harus dapat membedakan antara program yang baik dan buruk. Menurutnya, rakyat harus memahami program yang benar-benar dapat membawa kepada kesejahteraan.
"Tidak ada," ujar Ketua Umum Gerindra Suhardi di Tugu Proklamasi, Jalan Proklamasi, Jakarta, Jumat (13/6/2014).
Suhardi mengatakan hal itu menjawab pertanyaan wartawan soal kemungkinan membalas 'serangan' Jokowi-JK pada debat capres sebelumnya.
Menurut Suhardi, substansi debat visi misi dalam forum tersebut bukan difokuskan hanya pada satu orang, melainkan pada seluruh rakyat Indonesia. Karena substansi yang akan dibicarakan dalam debat capres adalah menyangkut nasib rakyat Indonesia.
Pemimpin yang bijak, lanjut tim pemenangan Prabowo-Hatta ini, tidak akan membawa-bawa kesalahan pihak-pihak tertentu di masa lalu.
"Karena yang dibicarakan pada debat nanti bagaimana nasib 230 juta orang ini nanti ketika Prabowo terpilih jadi presiden bagaimana perut mereka, kesehatan, pendidikan mereka, dan lain-lain. Masa kesalahan masa lalu dibawa-bawa, kesalahan mbahnya, kakeknya, bahkan kesalahan Ken Arok mau dicari lagi. Jadi ya harus 230 juta itu yang dibicarakan," tuturnya.
Suhardi juga mengatakan, masyarakat Indonesia harus dapat membedakan antara program yang baik dan buruk. Menurutnya, rakyat harus memahami program yang benar-benar dapat membawa kepada kesejahteraan.
Agent Bola
"Rakyat paham mana program yang bisa membuat pendapatan lebih tinggi, lebih aman, dan tidak ada intervensi luar pada negara kita, yang bisa membuat kehidupan lebih tentram," pungkas Suhardi.
Debat capres tahap kedua akan digelar pada Minggu 15 Juni 2014. Pada debat ini, capres Prabowo dan Jokowi tanpa didampingi cawapres masing-masing akan saling adu visi dan misi soal pembangunan ekonomi dan kesejahteraan.
Posted By ;

No comments:
Post a Comment